"Abdullah bin Mas'ud r.a berkata: "Sesungguhnya seorang mukmin memandang dosa-dosanya seakan-akan ia sedang duduk di bawah gunung dan ia takut gunung tersebut jatuh menimpanya. Dan seorang fajir (yang selalu berbuat dosa) memandang dosa-dosanya seperti seekor lalat yang singgah di hidungnya (lalu ia mengipaskan tangannya di atas hidungnya untuk mengusir lalat tersebut)"
(H.R Bukhari)
